Meskipun Paving Block kini adalah produk yang terlihat relatif modern, namun konsepnya sama sekali tidak baru. Pemakaian Paving Block telah ada sejak jaman Romawi, sekitar 312  SM.

Dimulai dari Romawi

Bosan dengan jalan berlumpur dan tak rata membuat perjalanan pasukan Romawi menjadi sering terhambat. Akhirnya mereka merancang cara yang lebih baik agar perjalanan pasukan-pasukan Romawi tak lambat.

Bangsa Romawi adalah bangsa yang pintar. Mereka membangun jalan dengan membuat pondasi dari batu-batuan yang dipecah. Kemudian di atasnya diberi batu-batu kecil dan besar. Di atas batu-batu itu diberi lapisan gravel, akhirnya ditambah lapisan penutup berupa batu-batu yang terkait satu sama lain untuk membentuk permukaan datar. Inilah konsep pemakaian Paving Block yang pertama.

Baca : Harga Paving Block

Batu-batu ini sangat bagus kaitannya dan tersusun rapi. Jalanan itu tidak lupa diberi lubang di tengah untuk saluran air. Dan di kedua sisinya diberi selokan serta tembok penahan.

Photo credit: LisArt/Flickr
Photo credit: LisArt/Flickr

Umumnya, batu paving digunakan untuk jalan yang paling sering dilalui. Penambahan batu paving berguna untuk mengurangi debu dan mengurangi hambatan pada roda. Maka terhubunglah jalan yang menghubungkan kota, kota besar dan pangkalan militer.

Penaklukkan Romawi terhadap wilayah-wilayah di seantero Eropa dan sampai ke bagian utara Afrika membutuhkan sarana infrastruktur yang memadai. Romawi akhirnya telah membangun suatu sistem jalan yang memungkinkan mereka melakukan gerakan pasukan yang efektif.

Appian Way

Di masa puncak perkembangan Romawi, ada lebih dari 400.000 Km jalan dibangun dan lebih dari 80.500 Km telah ditaburi dengan batu-batu di atasnya. Jalanan-jalanan tersebut telah menghubungkan 113 provinsi yang dimiliki Kekaisaran Romawi.

Bila dirata-ratakan, maka mencapai angka 32 km per hari untuk pergerakan 1000 pasukan setiap harinya. Melalui jalan besar dan rata, pasukan infantri maupun kavaleri Romawi mampu bergerak dengan cepat. Para teknisi Romawi ketika membangun jalan, selalu membuat arah jalan tersebut lurus. Dengan arah jalan yang lurus maka jarak yang ditempuh oleh pasukan juga lebih efisien.

Jalur Via Appia dan Via Appia Traiana.
Jalur Via Appia dan Via Appia Traiana.

Jalan-jalan ini dirancang dengan sangat baik dan dibangun dengan benar sehingga meskipun umurnya telah ada ribuan tahun, banyak yang masih bisa digunakan sampai sekarang.

Salah satu jalan Romawi paling terkenal yang ada saat ini adalah Appian Way atau Jalan Appia. Ini adalah jalan terpanjang  pada masanya, dan membentang lebih dari 500 Km dari Roma ke pelabuhan Brindisi, di pantai Adriatik.

Jalan Appia diambil dari nama Appius Claudius Caecus,  salah satu censor Romawi yang memulai dan menyelesaikan bagian pertama dari jalan ini. Jalan ini digunakan sebagai  jalan militer ke Selatan pada tahun 312 SM dalam Perang Samnium.

Photo credit: Luca Cerabona/Flickr
Photo credit: Luca Cerabona/Flickr

Saat ini, jalannya tetap terpelihara dengan sangat baik. Kita dapat berjalan di sepanjang hamparan batu paving sepanjang 15 Km, tetap baik selama ribuan tahun. Inilah awal teknik rekayasa yang membuat perubahan wajah jalan hingga kini kita kenal dengan produksi paving block secara modren.

Produksi Paving Block Modern

Jenis teknik penggunaan paving block ini terus digunakan di seluruh Eropa. Namun sejak tahun 1950-an muncullah teknologi baru untuk memproduksi paving block secara modern.

Setelah Perang Dunia II, terlihat kebutuhan yang sangat besar untuk rekonstruksi. Belanda perlu mengganti jalan batu bata tanah yang rusak akibat perang, sehingga mereka mulai membuat batu beton seukuran tangan yang bentuknya sama presisi dan diproduksi massal.

Pada tahun 1960-an, Jerman melakukan lompatan yang lebih baik lagi dengan mengembangkan mesin produksi paving block dengan  efisiensi tinggi. Paving block ini adalah jenis paving beton yang saling mengunci.

Teknologi ini dengan cepat pula menyebar ke seluruh negeri Eropa, serta Australia, Selandia Baru dan Afrika Selatan. Hingga akhirnya, pada tahun 1970-an, popularitas paving block mencapai pantai Kanada dan menyebar ke Amerika Serikat.

Paving block diminati tinggi dan industri pembuatannya kian banyak bertambah dengan keunggulan tambahan rekayasa teknologi masing-masing. Menurut Interlocking Concrete Pavement Institute (ICPI) adapaun pertumbuhan produksi paving block dari 80 juta Feet persegi pada tahun 1980 menjadi 755 juta Feet persegi pada tahun 2005.

Ini sejalan dengan perkembangan pembangunan di tiap-tiap Negara. Dan pertumbuhannya juga meroket di belahan dunia yang lain.

Pabrik Paving Block : Rani Block

Teknologi telah berkembang jauh sejak dari zaman Romawi, tetapi idenya tetap sama. Dan penggunaan Paving Block tetap diminati selama ribuan tahun karena Paving Block terlihat indah, alami, dan tahan lama, dan merupakan cara yang terjangkau untuk menambah nilai estetika , gaya dan kelas dari ruang terbuka pada taman, halaman, jalanan, kawasan wisata hingga wilayah perkantoran dan pergudangan manapun.

Rani Block turut hadir untuk mewujudkan semua fungsi dan keunggulan dari Paving Block tersebut. Rani Block memberikan banyak pilihan model paving block, ukuran ketebalan paving block dan  warna paving block  dan semuanya itu dapat disusun dengan rapi dengan banyak pilihan motif atau pola dari pemasangan Paving Block. (Lihat : 101 Paving Block Designs).

Dan kami juga mempunyai team pemasangan Paving Block yang rapi dan cekatan, sehingga dapat menghadirkan hamparan pasangan Paving Block yang rapi dan kuat di ruang terbuka milik anda. Tradisi ribuan tahun dari Romawi kami hadirkan untuk memperindah halaman, taman, parkiran, jalan lingkungan hingga kawasan bisnis anda.

Rani Block hadir dan meneruskan tradisi agung ini, setelah Romawi memberikan sebuah keajaiban berupa jalanan dari susunan batu yang indah dan kuat serta tetap dikenang sepanjang masa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Menu